August 2018

Belajar Matematika Perkalian, Pembagian, dan Kelipatan dengan Metode TARJAN. Selamat berjumpa lagi sahabat guru. Kali ini saya akan memperkenalkan suatu  metode metode inovatif untuk membantu menanamkan dan memahamkan konsep perkalian, pembagian, dan kelipatan yang disebut dengan Metode TARJAN (Talaran Jari Tangan). Jika melihat tagihan kurikulum di sekolah dasar, perkalian dan diperkenalkan di kelas 2 SD, dan pembagian diperkenalkan di kelas 3 SD. Sedangkan kelipatan diperkenalkan di kelas 4 SD.

Dalam kenyataannya banyak siswa kelas 3, 4, 5, bahkan ada siswa kelas 6 SD yang masih belum menguasai betul perkalian dan pembagian. Padahal seluruh konsep matematika tidak akan dikuasai oleh siswa jika konsep dasar matematika belum dikuasai dengan benar. Konsep dasar matematika hanya ada 4 konsep, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian atau sering disebut KABATAKU (Kali, Bagi, Tambah, Kurang).


Belajar Cepat Perkaliian, Pembagian dan Kelipatan dengan Mateode TARJAN


Sahabat guru jika kita mengenyam sekolah dasar pada era tahun 70 - 80, masih ramai di kelas 2 - 4 siswa dengan dipandu guru menghafal perkalian dari perkalian 1 sampai 10 yang dikenal dengan sistem talaran. Akan tetapi sedikit sekali sekarang kelas 2 - 4 terdengar talaran perkalian tersebut. Memang siswa harus menguasai konsep perkalian dari sebuah konsep yang digiring oleh guru bahwa perkalian merupakan penjumlahan berulang. Contoh 4 x 2 adalah 2 + 2 + 2 + 2 = 8. Untuk pembagian juga siswa harus mengetahui konsep pembagian itu dari kebalikan perkalian, contoh 8 : 4 = berasal dari 4 x ... = 8, nah baru siswa mengetahui isinya. Atau bisa juga dari pngurangan berulang, bahwa 8 : 4 = 8 - 4 = 4 - 4 = 0, disitu angka 4 nya ada 2, jadi 8 : 4 = 2. Akan tetapi, kenyataan di kelas masih banyak siswa kelas 2 - 5, bahkan kelas 6 masih lama untuk menentukan hasil perkalian kurang dari 10.

Metode TARJAN (Talaran Jari Tangan) dapat menjadi solusi membantu pemahaman sekaligus menanamkan konsep perkalian dan pembagian serta kelipatan. Siswa menyebutkan hasil perkalian yang sekaligus kelipatan suatu bilangan dengan mengangkat jari tangan.

Metode TARJAN dalam Perkalian dan Kelipatan
Contoh talaran perkalian konvesnional, perkalian 4:
1 x 4 = 4
2 x 4 = 8
3 x 4 = 12
dst
Sahabat guru tentunya talaran tersebut saya yakin masih relevan saat ini untuk mempercepat siswa memahami perkalian selain sahabat guru menanamkan konsep perkalian yang merupakan penjumlahan berulang. Akan tetapi kelihatannya memakan waktu yang lama, dan siswa cape menyebutkan satu persatu talaran perkalian tersebut.

Dengan Metode TARJAN siswa digiring untuk memahami/menghafal sekaligus menanamkan konsep perkalian serta kelipatan melalui jari tangan.

Contoh pada perkalian 4, langkah-langkahnya:
  • Mengepalkan kedua tangan (jari tangan di tekuk)
  • Mengangkat 2 jari dari jari tangan kiri/kanan (bebas mana yang akan dibuka duluan) dan menyebutkan "4".
  • Mengangkat 2 jari tangan dengan menyebutkan "8" (4 + 4)
  • Mengangkat 3 jari tangan dengan menyebutkan "12"  (4 + 4 + 4)
  • Mengangkat 4 jari tangan dengan menyebutkan "16" (4 + 4 + 4 + 4)
  • dst sampai tak hingga (kalau jari tangannya banyak he he)
Di atas adalah menghafalkan perkalian 4, tetapi sekaligus menanamkan konsep perkalian 4, yaitu dari penambahan dengan bilangan 4 juga merupakan kelipatan dari 4.

Perhatikan gambar di bawah ini.



Cara Belajar Perkalian dengan Metode TARJAN


Metode TARJAN dalam Pembagian
Pembagian adalah kebalikan dari perkalian, juga merupakan pengurangan berulang. Dalam konsep perkalian menggunakan metode TARJAN caranya sama dengan perkalian hanya saja setelah sampai pada bilangan yang dibagikan berhenti.

Contoh: 42 : 6 = ...
Caranya adalah:

  • Gunakan perkalian/kelipatan 6 (bilangan pembagi)
  • Kepalkan jari-jari kedua tangan.
  • Mengangkat 1 jari dan menyebutkan "6" 
  • Mengangkat 2 jari dan menyebutkan "12"
  • Mengangkat 3 jari dan menyebutkan "18"
  • Mengangkat 4 jari dan menyebutkan "24"
  • Mengangkat 5 jari dan menyebutkan "30"
  • Mengangkat 6 jari dan menyebutkan "36"
  • Mengangkat 7 jari dan menyebutkan "42"
42 merupakan bilangan yang dibagi, perkalian/kelipatan 6 merupakan bilangan pembagi dan 7 jari yang diangkat adalah hasil dari pembagian 42 ; 6, yaitu 7.

Perhatikan gambar di bawah ini:



Cara Belajar Pembagian dengan Metode TARJAN

Demikian sahabat guru yang dapat saya bagikan tentang Metode TARJAN dalam Pemahaman dan Penanaman konsep perkalian, pembagian dan kelipatan. Semoga dapat membantu permasalahan dalam menanamkan konsep perkalian di kelas sahabat guru.

Lain kesempatan saya akan bagikan juga metode/model/media inovatif lain yang dapat membantu dalam mengatasi permasalahan pembelajaran. Selain itu, saya akan bagikan juga beberapa cara cepat berhitung.

By: Foedins_Thea


Modul PKB Kelas Bawah SD 2018. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Pendidikan dan Pelatihan Guru yang selanjutnya disebut Program Diklat Guru merupakan upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependikan (Ditjen GTK) dalam upaya peningkatan kompetensi guru.

Modul PKB Kelas Bawah SD 2018

Guru sebagai pendidik pada jenjang satuan pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan peserta didik sehingga menjadi determinan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Pentingnya peran guru dalam pendidikan diamanatkan dalam Undang– Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang mengamanatkan adanya pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagai aktualisasi dari profesi pendidik.




Untuk merealisasikan amanah Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor  14 Tahun 2005 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi semua guru, baik guru yang sudah bersertifikat pendidikan mauapun yang belum bersertifikat pendidik. Program tersebut adalah Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

PKB merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015. Pada Tahun 2016 PKB dikenal dengan nama Proghram Guru Pembelajaran (GP) dan Tahun 2017 diganti namanya menjadi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PK) dan pada Tahun 2018 namanya menjadi Program Diklat Guru. Tujuan Program Diklat Guru adalah untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Pada tahun 2018, diharapkan terjadi kenaikan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional 75. Capai minimal UKG dinamakan dengan KCM (Kompetensi Capaian Minimal), KCM diharapkan sampai dengan mencapai rata-rata nasional 80 untuk tahun 2019.

Modul PKB Kelas Bawah SD Terintegrasi Pendidikan Karakter dan Pengem bangan Soal

Program Diklat Guru dilaksanakan berbasis komunitas guru dan tenaga kependidikan (KKG, MGMP, MGBK, KKKS, MKKS, KPPS, KPPS, dan MKPS) yang merupakan perioritas program Dirjen GTK Kemendikbud. Program Diklat Guru diselenggarakan oleh PPPTK, LPPPTK KPTK, Dinas Pendidikan dan Instansi Publik lainnya.

Program Diklat Guru terbagai menjadi dua rancang bangun program diklat. Rancang bangun program diklat yang pertama adalah program diklat bagi guru kelas, guru mata pelajaran, dan guru bimbingan konseling yang pola peningkatan kompetensinya menggunakan acuan 10 modul Diklat dan diakhiri dengan post test. Rancang bangun program diklat yang kedua adalah yang diberlakukan bagi guru kejuruan (guru produktif) atau guru kompetensi keahlian lainnya. 

Program PKB atau Program Diklat Guru untuk jenjang Sekolah Dasar dibagi menjadi 2 tingkatan, yaitu PKB untuk guru kelas tinggi dan PKB untuk guru kelas bawah. Masing-masing tingkatan ada 10 kelompok kompetensi yang harus dicapai oleh guru.

Bagai sahabat guru yang memerlukan Modul Kelompok Kompetensi (KK) kelas bawah silahkan unduh pada tautan di bawah ini.

Demikian yang dapat dibagikan terkait Modul PKB Kelas Bawah SD 2018, semoga bermanfaat.

style="background-color: silver; border: 3px #ffffff double; padding: 10px


Terimakasih atas kunjungannya pada www.portaledukasidikdas.com.

By; Foedins_Thea


Modul PKB Kelas Tinggi SD 2018. Sahabat Portal Edukasi Dikdas, Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajaran (GP) pada Tahun 2016. Pada Tahun 2017 Program GP diganti namanya dengan Program PKB, sama halnya dengan Tahun 2018 ini namanya masih Program PKB. Modul pada Program PKB Tahun 2018 masih menggunakan modul PKB revisi 2017. Pada Modul PKB revisi 2017 terintegrasi dengan Pendidikan Karakter dan Pengembangan Soal Hight Order Thingking Skills (HOTS). Sehingga para guru peserta Diklat PKB mampu mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran dikelasnya dan mampu menyusun soal HOTS.

Modul PKB Kelas Tinggi SD Tahun 2018


Program GP dan Program PKB merupakan tindak lanjut dari capaian hasil Uji Kompetensi Guru pada Tahun 2015. Tujuan dari Program PKB adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam tugasnya sebgai pendidik dan pengajar. Capaian minimal (KCM) yang harus dicapai oleh guru setiap tahunnya meningkat. Tahun 2016 ketika pelaksanaan Program GP, KCM nya adalah 65 yang harus dicapai dari hasil post test tiap peserta. Pada tahun 2017  meningkat menjadi KCM menjadi 70, dan tahun 2018 KCM menjadi 80.

Terasa berat sekali para guru mencapai KCM 80, akan tetapi bagaimana lagi guru harus meningkatkan profesionalismenya, walau capaian KCM belum dapat dikategorikan sebagai gambaran profesionalisme guru dalam mengajar. Ada beberapa faktor lain yang menggambarkan profesionalisem guru, diantaranya Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial.



Pelaksanaan PKB ini bukan hanya untuk mencapai KCM yang ditentukan, akan tetapi memberikan pembelakan pada guru sebagai modal dalam melaksanakan tugasnya, baik untuk menguasai kompetensi pedagogiknya maupun kompetensi profesionalnya. Diharapkan setelah mengikuti PKB ini guru dapat meningkatkan cara mengajarnya, menguasai model/metode mengajar, menguasai komputer, dan dapat mengembangakan bahan ajar baik secara cetak maupun melalui elektrinik (mencarai referensi bahan ajar secara on line, membuat email, blog, dsb) juga dapat meningkatkan penguasaan materi ajar sesuai jenjang kelas dan pendidikannya.

Berikut disampaikan Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk kelas tinggi yang dapat sahabat guru ambil melalui tautan berikut.

Modul PKB Kelas Tinggi Terintegrasi Pendidikan Karakter dan Pengembangan Soal



By; Foedins_Thea

  

Seleksi ANUGERAH KONSTITUSI TINGKAT NASIONAL Jenjang Pendidikan Dasar merupakan event tahunan yang diselenggarakan bagi guru PPKn di SMP dan guru kelas di SD. Seleksi Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional untuk tahun 2018 diselenggarakan oleh Subdit Kesharlindung Dirjen Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud. Merupakan salah satu ajang lomba bagi guru pendidikan dasar SD dan SMP dalam menuangkan karya dan kreatifitasnya selain ajang bergengsi Guru Berprestasi, Olimpiade Guru Nasional (OGN), dan Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL). 

Pada tahun 2017 kemarin saya masih iangat yang diundang Kemendikbud untuk ke luar negeri, SD ke Belanda dan SMP ke Jepang adalah para juara Gupresm OGN, INOBEL, dan Pemenang ANUGERAH KONSTITUSI. Untuk juara GUPRES yang diundang ke luar negeri adalah juara 1, 2, 3 dan harapan 1,2 ,3. Juara OGN yang diundang adalah juara 1, 2, dan 3. Juara INOBEL adalah juara 1 dari tiga kategori lomba (MIPA, IPSPB, dan SORAM/SORAK). Dan untuk ANUGERAH KONSTITUSI juara 1 saja. Meski hanya juara 1 saja tapi ada harapan bagi Bapak/Ibu guru SD dan guru Mata Pelajaran PPKn SMP untuk mangaktualisasikan karya tulis nya diikutsertakan di Seleksi ANUGERAH KONSTITUSI ini, siapa tahu dapat juara 1 dan dapat jalan-jalan ke luar neger selama 3 minggu gratis.


PEDOMAN SELEKSI PESERTA ANUGERAH KONSTITUSI TINGKAT NASIONAL 2018


Persayaratan Peserta Seleksi ANUGERAH KONSTITUSI Tingkat Nasional 2018 adalah sebagai berikut.
Syarat Umum
  1. Memiliki persyaratan Akademik minimal S1 / D IV
  2. Guru PPKn untuk SMP dan Guru Kelas untuk SD yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN/Guru Tetap yayasan (GTY) serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau tidak sedang dalam transisi alih tugas ke unit tugas lainnya.
  3. Memiliki masa kerja sebagai Guru PPKn SMP dan/atau Guru Kelas SD sekurang-kurangnya 3 tahun yang dibuktikan dengan SK pengangkatan atau Surat Penugasan dari Penyelenggara Pendidikan/Kepala Sekolah dengan melampirkan bukti fisik.
  4. Memiliki NUPTK.
  5. Aktif melaksanakan tugas pembelajaran PPKn dengan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam atatap muka perminggu atau sesuai dengan ketentuan perundang-undangan untuk guru yang mendapat tugas tambahan, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah.
  6. Belum pernah menjadi Juara 1, 2, 3 ANUGERAH KOSNTITUSI.
  7. Belum pernah mengikuti SELEKSI ANUGERAH KONSTITUSI TINGKAT NASIONAL dari Mahkamah Konstitusi selama 2 (dua) tahun teakhir.
  8. Tidak pernah mendapat hukuman disiplin atau tidak sedang dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Cabang Dinas / UPTD atau Kepala Dinas Pendidikan

Srayat Khusus
  1. Mengunggah dokumen fortofolio dari kinerja 3 tahun terakhir seperti tertuang pada lampiran 1.
  2. Mengunggah 1 (satu) jenis karya tulis ilmiah individual 1 (dua) tahun terakhir yang belum pernah diikutsertakan pada seleksi Guru PPKn tingkat nasional atau sejenisnya dengan teknik atau sistematika penulisan seperti tertuang pada lampiran 2 dengan cover seperti lapiran 3.
  3. Mengunggah deskripsi evaluasi diri seperti tertuang pada lampiran 4.
  4. Mengunggah Surat Pernyataan Belum Pernah menjadi Juara 1,2 3, Anugerah Konstitusi, Belum pernah mengikuti seleksi peserta Anugerah Kosntitusi Tingkat Nasional dari Mahkahah Konstitusi selama 2 (dua) tahun terakhir dan sebagai Guru PPKn di DMP. (Lampiran 5)
  5. Mengunggah surat pernyataan integritas yang ditandatangani guru bersangkutan  di atas materai Rp. 6.000,00 seperti tertuang pada lampiran 6.
  6. Semua file yang terdiri dari karya tulis ilmiah, portofolio, evaluasi diri, dan surat pernyataan diuangah dalam bentuk PDF dan dikompres melalui winrar/winzip.
  7. Bagi 6 orang finalis Anugerah Kosntitusi wajib mengirimkan karya tulis ilmiah, portofolio, dan evaluasi diri secara hard copy.
Seleksi Anugerah Kosntitusi 2018 ini melalui 2 (dua) jalur penyeleksian, yaitu (1) Seleksi melalui Kabupaten/Kota, dan (2) Seleksi umum melalui daring. (Untuk lebih jelasnya silahkan Download Pedoman Seleksi Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Pendidikan Dasar 2018 pada Disini

Panduan Pendaftaran Seleksi Peserta Anugerah Kosntitusi Pendidikan Dasar 2018
Bagi Bapak/Ibu guru Kelas SD atau Guru PPKn SMP yang berminat mengikuti seleksi anugerah Konstitusi ini harus mendaftar dulu di laman https://kesharlindungdikdas.id. Bagi yang belum pernah mendaftar kegiatan di Kesharlindung/belum mendaftar di Kesharlindung silahkan lakukan pendaftaran dulu dengan Klik Daftar, seperti pada gambar di bawah ini.



Selanjutnya mengisi Formulir Pendaftaran Kesharlindung. Setelah selesai melakukan pendaftaran di Kesharlindung Dikdas, Bapak/Ibu akan menerima konfirmasi Username dan Password untuk melakukan Login di Kesharlinung yang akan diberikan melalui email pribadi.

Setelah itu lakukan login menggunakan username dan password yang diberikan melalui email tadi. 

Setelah Bapak/Ibu login, langkah selanjutnya adalah meng klik Kegiatan yang ada di samping kiri, kemudian pilih salah satu jalur : Anugerah Konstitusi (untuk jalur Daring) atau Anugerah Konstitusi Jalur Khusus (untuk yang melalui seleksi Kabupaten/Kota dulu).

Setelah Bapak/Ibu memilih salah satunya, silahkan klik apply kegiatan yang di bawah halaman.

Untuk mengunduh Pedoman Seleksi silahkan klik di bawah ini.
Pedoman Seleksi Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasionak Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2018


Demikin yang dapat admin bagilkan terkait infomasi seleksi Peserta Anugerah Kosntitudi Tingkat Nasional jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2018, semoga bermanfaat 



Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) Kurikulum 2013 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Semester 1. Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) atau Kriteria Ketuntasan Belajar Minimal (KKM) adalah penentuan batas minimal kompetensi baik Kompetensi Dasar ataupun mata pelajaran di jenjang pendidikan SD sampai SMA/MA/SMK pada setiap mata pelajaran dan tingkat kelas. KBM atau KKM merupakan gambaran mutu suatu satuan pendidikan, oleh karena itu KBM disusun setiap semester atau setiap tahun ajaran dan dievaluasi berdasarkan capaian tahun sebelumnya.


Download Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) K 13 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 SD Semester 1

Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) disusun oleh satuan pendidikan, yaitu oleh masing-masing guru kelas atau guru mata pelajaran dengan memeperhatikan karakteristik peserta didik, karakteristik materi dan mata pelajaran, serta keadaan satuan pendidikan. KBM terdiri dari 3 aspek yang dirumuskan, yaitu: 1) Kompleksitas Materi Pelajaran, 2) Daya Dukung (Pendidik dan Sarana, Prasarana Belajar), dan 3) Intake Siswa (Kemampuan Awal Siswa).

  1. Kompleksitas, yaitu dengan menganalisi KD dan kedalaman materi pelajaran berdasarkan pengalaman guru dalam menyampaikan materi tersebut juga dengan melihat Kata kerja Operasional (KKO) yang ada pada KD tersebut, apakah termasuk kata kerja level 1, level2, atau level 3. Semakin kompleks suatu materi atau KD maka semakin menantang guru dalam menyampaikan pembelajaran.
  2. Daya Dukung, yaitu dengan memperhatikan ketersediaan guru dan kompetensi guru itu dalam menguasai materi pelajaran, model/metode/teknik pembelajaran. Daya dukung yang lain adalah daya dukung sarana dan prasarana pembelajaran, baik lingkungan kelas, alat peraga/media dan daya dukung dari pihak terkait. Semakin daya dukung besar, maka KBM semakin tinggi.
  3. Intake Siswa, yaitu kemampuan awal peserta didik dalam menguasai materi tersebut. Dilihat dari hasil Ujian pada jenjang sekolah sebelumnya atau hasil tes awal yang dilakukan oleh guru pada awal semester/awal tahun pelajaran. Semakin tinggi intake siswa, maka semakin tinggi pula KBM-nya.
Prosedur penetuan KBM adalah dengan menentukan terlebih dahulu KBM per KD, KBM per KD dirata-ratakan menjadi KBM per Kompetensi Inti (KI), kemudian dirata-ratakan menjadi KBM Mata Pelajaran. KBM Mata Pelajaran dirata-ratakan menjadi KBM per Kelas, selanjutnya ditentukan KBM Sekolah. Alur dalam menentukan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) dapat dilihat pada bagan di bawah ini.

Menentukan KBM setiap KD.
Menentukan KBM pada setiap KD adalah dengan cara menentukan Jumlah Skor Setiap Aspek kemudian dibagi banyak aspek.

Menentukan KBM setiap KI
Menentukan KBM setiap KI (Kompetensi Inti), yaitu dengan menjumlahkan Skor KBM per KD dibagi banyak KD.

Menentukan KBM Mata Pelajaran.
Menentukan KBM mata pelajaran, yaitu menjumlahkan Skor KBM semua KI dibagi banyak KI (untuk Mapel PABP dan PPKn ada 4 KI, dan Mapel lainnya 2 KI, yaitu KI 3 dan KI 4).

Menentukan KBM Kelas
Menentukan KBM kelas adalah dengan menjumlahakn Skor KBM per Mapel dibagi banyak Mapel.

Menentukan KBM Sekolah.
Menentukan KBM Satuan Pendidikan/Sekolah adalah dengan merata-ratakan Skor KBM pada setiap tingkat kelas.


INTERVAL PREDIKAT
Interval Predikat adalah predikat yang menggambarkan kualitas capaian kompetensi peserta didik pada setiap Mata Pelajaran dengan acuan KBM Sekolah. Predikat yang digambarkan dalam bentuk Predikat A (Sangat Baik), B (Baik), C (Cukup Baik), dan D (Perlu Bimbingan). 

Menentukan interval predikat tersebut dengan rumus sebagai berikut.
Misal KBM sekolah adalah 65. Skor maksimal adalah 100, maka 100 - 65 = 35.
Selanjutnya hasil pengurangan (35) dibagi tiga kategori Predikat A, B, dan C yang skornya di atas KBM. Karena predikat D untuk skor atau nilai di bawah KBM dan kroteria perlu bimbingan.
35 : 3 adalah 11,7.
Penentuan rentang tiap intervalnya adalah sebagai berikut.
  • Predikat D (Perlu Bimbingan) dengan nilai di bawah KBM (<65) 
  • Predikat C (Cukup Baik) dengan rentang nilai antara 65 s.d kurang dari (65 + 11,7) atau 65<= C < 76,7
  • Predikat B (Baik) dengan rentang nilai antara 76,7 s.d kurang dari (76,7 + 11,7) atau 76,7<= B < 88,4.
  • Predikat A (Sangat Baik) dengan rentang nilai antara 88, 4 sampai dengan skor maksimal = 100, yaitu 88,4<= A <= 100.
Penentuan interval dan rentang nilai di atas digunakan dalam pengisian raport pada deskripsi nilai setiap mata pelajarannya pada setiap Kompetensi Inti.

KBM Kurikulum 2013 Semester 1 untuk Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 dapat didownload di bawah ini.

By; Foedins_Thea















Aplikasi Penilaian Harian Kurikulum 2013 Kelas 5 SD Semester 1 Versi Cetak. Admin telah men share Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Semester  1 Versi Ceta untuk kelas 1, 2, dan 4. Kali ini admin akan membagikan Aplikasi Penilaian Harian Kurikulum 2013 Kelas 5 Semester 1 Versi Cetak.


Seperti aplikasi penilaian pada kelas 1, 2, dan 4, aplikasi ini menggunakan excell  dengan format yang sama. Untuk kelas 5 sama dengan kelas 4, pada entry nilai per tema terdiri dari 5 tema, dan setiap tema terdiri dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Sementara untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP), Matematika, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), serta Muatan Lokal dan Pilihan secara parsial atau terpisah.

Seperti pada kelas 1, 2, dan 4 pada aplikasi penilaian kelas 5 ini juga dilengkapi dengan halaman (sheet) untuk nilai rata-rata Penilalaian Harian (PH) per KD di setiap mata pelajarannya, entri nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) tiap Kompetensi Dasar (KD), Penilaian Akhir Semester (PAS) tiap KD, Nilai Akhir (NA) tiap KD dengan penentuan NA adalah ((2 x rata-rata PH) + (1 x PTS) + (1 x PAS))/4, kemudian NA tiap KD di rata-rata kan menjadi Nilai Raport dan di sebelahnya kolom Predikat dan Deskripsi.

Predikat terdiri dari :
  • A =  Sangat Baik
  • B =  Baik
  • C =  Cukup Baik, dan
  • D =  Perlu Bimbingan
Untuk menentukan predikat masing-masing perolehan Nilai Raport terlebih dahulu menentukan KBM (Ketuntasan Belajar Minimal) sekolah masing-masing mata pelajaran. KBM untuk Raport diambil dari nilai KBM sekolah. KBM sekolah diambil dari nilai terendah dari kelas 1 s.d 6 setiap mata pelajarannya.

Menentukan rentang nilai pada setiap Predikat (A, B, C, atau D) dengan rumus sebagai berikut:
Misal KBM sekolah untuk mata pelajaran matematika adalah 65.
100 - 65 = 35;     *100 adalah nilai maksimum 
Kemudian 35 dibagi tiga interval nilai (A, B, dan C), jadi 35 : 3 = 11,67 (dibulatkan 12)
  • Predikat D adalah nilai di bawah KBM (65), D < 65
  • Predikat C adalah 77 < C <= 65
  • Predikat B adalah 89 < B <= 77
  • Predikat A adalah 100 <= A <= 89
Menentukan deskripsi nilai tiap siswa pada setiap mata pelajarannya adalah dengan melihat nilai terbesar dan terkecil pada KD setiap siswanya.

Misal Arif pada mata pelajaran Matematika kelas 5, nilai terbesarnya = 90 KD 3.1 (Menjelaskan dan melakukan dua pecahan dengan penyebut tidak sama) dan nilai terkecilnya = 67 pada KD 3.4 (Menjelaskan skala memalui denah). Maka deskripsinya adalah "Arif sangat baik dalam menjelaskan dan melakukan dua pecahan dengan penyebut tidak sama dan cukup baik dalam menjelaskan skala melaui denah".

Aplikasi ini terdiri dari bagian:
  • Identitas
  • Data Siswa
  • Cover
  • Petunjuk
  • Entri nilai setiap tema
  • Rata-rata nilai KD Pengetahuan (KI-3), Nilai PTS, PAS, NA, Predikat, dan Deskripsi.
  • Rata-rata nilai KD Keterampilan (KI-4), NA, Predikat, dan Deskripsi.
Silahkan Bapak/Ibu yang memerlukan Aplikasi Penilaian Harian Kurikulum 2013 Kelas 5 Semester 1 dapat di download di bawah ini.


Semoga aplikasi penilaian ini bermanfaat. Aplikasi ini masih jauh dari sempurna, saya mohon kritik, saran, dan masukkannya agar dapat disempurnakan lagi.

Download juga:

    Ditunggu kunjungan berikutnya serta saran dan masukkannya.

    BY; Foedins_Thea

    Aplikasi Penilaian Harian Kurikulum 2013 Kelas 2 SD Versi Cetak ini dibuat untuk per Tema, dari Tema 1 sampai Tema 4. Setiap tema terdiri dari kolom entry Penilaian Harian (PH) per Kompetensi Dasar (KD) dari muatan pelajaran yang ada pada tema tersebut. Entry nilai PH per KD terdiri dari nilai Kompetensi Pengetahuan (KI-3) dan Kompetrensi Keterampilan (KI-4).


    Sesudah admin men-share Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 untuk kelas 1 dan 4 versi cetak, kali ini admin men share untuk kelas 2. Untuk kelas lainnya akan admin share kan bertahap, karena dalam pembuatannya harus menyesuaikan KD di setiap temanya.

    Aplikasi ini tidak disertai rumus otomatis untuk merata-ratakan nilai PH per KD nya,sebab dibuat untuk di cetak. Akan tetapi di sheet Identitas di sertai dengan tombol button untuk mempermudah menuju sheet yang diinginkan. Untuk mempermudah menulis data siswa di entri di sheet Data Siswa dan di link kan dengan sheet entri lainnya, sehingga cukup mengentri data siswa di sheet data siswa saja.


    Aplikasi penilaian ini dapat Bapak/Ibu tambahkan rumus untuk merata-ratakan nilai tiap KD nya, untuk menentukan Nilai Akhir (NA), Nilai Raport, Predikat, dan Deskripsi jika tidak dicetak. Admin akan menambahkan rumus nanti saat akhir pembelajaran pada semster 1. 

    Aplikasi penilaian ini terdiri dari beberpa sheet, diantaranya:
    1. Identitas, yang berisi identitas sekolah, Kepala Sekolah, Guru Kelas, dan tombol Button untuk menuju entry nilai tiap Tema dan nilai mata pelajaran parsial, rekap nilai per KD pengetahuan dan keterampilan.
    2. Data Siswa, untuk mengentri data siswa (NIS, NISN, Nama Siswa, Jenis Kelamin, tempat lahir, dan tanggal lahir)
    3. Petunjuk, berisi petunjuk penggunaan aplikasi.
    4. Cover, cover penilaian cetak
    5. Entry nilai Tema 1 sampai Tema 4
    6. Entry nilai mata pelajaran Parsial
    7. Rata-rata nilai per KD, entry nilai PTS dan PAS, Nilai Akhir, Nilai Raport, Predikat, dan Deskripsi Pengetahuan (KI-3). da
    8. Rata-rata nilai per KD, entry nilai PTS dan PAS, Nilai Akhir, Nilai Raport, Predikat, dan Deskripsi Keterampilan (KI-4).

    Silahkan Bapak/Ibu yang memerlukan Aplikasi Cetak Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 2 SD Semester 1 untuk mendownloiadnya.


    Aplikasi penilaian ini masih jauh dari sempurna, akan tetapi admin mengharapkan ada kebermanfaatan bagi Bapak/Ibu dalam menjalankan tugasnya sebagai guru dalam aspek penilaian.

    Download juga:
    Terima kasih atas kunjungannya, wassalam.

    By: Foedin_Thea



    Download Aplikasi Excell Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 1 SD Semester 1 Versi Cetak. Aplikasi penilaian ini menggunakan excell sederhana dibuat untuk di cetak atau di print out sebagai pelangkap administrasi penilaian kelas 1 sekolah dasar pada semester 1. Sebagai pendamping buku nilai dari dinas atau buku penilaian Kurikulum 2013 untuk memudahkan entry  pada aplikasi rapor nanti.


    Download Aplikasi Penilaian K 13 Kelas 1 SD SMT 1 Versi Cetak Excell


    Aplikasi ini terdiri dari bagian entri, yaitu pada entry nilai setiap Kompetensi Dasar baik pada Kompetensi Pengetahuan (KI-3) atau pada Kompetensi Keterampilan (KI-4) yang ada pada Tema, Tema 2, Tema 3, dan Tema 4. Mata palajaran yang diajarkan secara tematik integratif di setiap temanya pada kelas awal (1, 2, dan 3) adalah : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, Matematika, Seni Budaya dan Parakarya (SBdP), dan Pendidikan Jasmani. Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Sedangkan mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP), dan Muatan Lokal diajarkan secara parsial.



    Untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bukan tidak ada materinya di kelas awal (1, 2, dan 3) akan tetapi integratif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dimana teks bacaan pada mapel Bahasa Indonesia merupakan materi IPA atau IPS.

    Selain bagian entry per KD mata pelajaran di setiap Tema, aplikasi ini juga memuat sheet rekap (rata-rata) nilai per KD, entry nilai Penilaian Tengah Semester (PTS), Penilaian Akhir Semester (PAS), Nilai Akhir (NA), Predikat, dan Deskripsi nilai dari setiap Mata Pelajaran per Siswanya.

    Aplikasi ini sengaja tidak diberikan rumus untuk meng otomatiskan rerata nilai per KD, Nilai Akhir, Predikat, dan Deskripsi, karena dibuat khusus untuk dicetak. Tetapi insya Alloh nanti akan dibuat rumus hitung otomatis menggunakan rumus pada excell.

    Untuk mempermudah dalam mencari setiap sheet pada halaman (sheet) IDENTITAS (HOME) dibuat tombol button yang otomatis dapat link langsung ke sheet yang dituju. Kemudian untuk kembali ke sheet IDENTIAS (HOME) diberi tombol button juga berwarna biru dengan gambar rumah.


    Silahkan Bapak/Ibu yang memerlukan Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 1 SD Semester 1 Versi cetak untuk mengunduhnya pada link berikut.


    Demikian yang dapat admin bagikan terkait Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 untuk kelas 1 SD Semester 1 versi cetak. Semoga bermanfaat.


    Wassalam.

    Admin : Foedins_Thea


    Download Aplikasi Cetak Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 4 Semester 1 Revisi. Menjawab beberapa permintaan teman-teman guru terkait Entri Penilaian Harian di buku penilaian yang memudahkan untuk entri nilai per KD pada setiap tema, maka admin mencoba membuat sebuah Aplikasi Cetak Penilaian Kurikulum 2013. Dalam hal ini admin baru membuat untuk kelas 4, untuk kelas lainnya menyusul. 


    Aplikasi ini dibuat untuk dicetak sebagai administrasi penilaian yang berbentuk cetak/buku. Mungkin untuk ke depan admin akan menambahkan rumus-rumus untuk rekap penilaian, nilai akhir, predikat, dan deskripsi sebagai aplikasi berbentuk soft copy untuk memudahkan guru dalam mengisi aplikasi Raport, sehingga ketika waktunya selesai pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) tinggal copy paste nilai yang ada dalam aplikasi ini ke aplikasi cetak raport, dengan tidak ada entry per KD, per siswa lagi.


    Aplikasi Cetak Penilaian K 13 Kelas 4 SMT 1 Revisi

    Aplikasi ini terdiri dari beberapa bagian, tiap bagian ada beberapa sheet
    1. Identitas terdiri dari area identitas (Nama Sekolah, Nama Kepala Sekolah, Nama Guru Kelas, NIP Kepala Sekolah dan Guru Kelas, Kelas/Semester, Tahun Pelajaran, Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi), pada bagian tengah terdiri dari tombol button menuju cover, petunjuk, dan entri siswa pada daftar siswa, entri nilai Pengetahuan (KI-3) dan Keterampilan (KI-4) tiap KD pada Tema1 sampai dengan Tema 5 untuk Mapel PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan SBdP, serta entri nilai Pengetahuan (KI-3) dan Keterampilan (KI-4) per KD pada mata pelajaran parsial (Agama, Matematika, PJOK, Mulok 1, Mulok 2, Mulok 3). Bagian sisi kana terdiri dari tombol button menuju nilai rata-rata per KD setiap mata pelajaran dan entry nilai PTS dan PAS, serta Nilai Akhir dan predikat setiap mata pelajaran pada Kompetensi Pengetahuan  KI-3) dan keterampiulan (KI-4)
    2. Sheet data siswa, bagian ini untuk meng entry data siswa yang akan otomatis mengisi data siswa di sheet yang lain.
    3. Petunjuk, merupakan bagian petunjuk penggunaan aplikasi ini.
    4. Cover sebagi muka/cover dokumen cetak penilaian ini.
    5. Sheet berikutnya adalah sheet entry nilai per KD pada setiap tema dan mata pelajaran parsial, rata-rata nilai per KD, PTS, PAS pengetahuan dan keterampilan.

    Aplikasi ini mungkin jauh dari sempurna, akan tetapi admin mencoba membuat sebagai jawaban atas keinginan para guru yang ingin memiliki dokumen cetak penilaian Kurikulum 2013 dengan entry atau memasukkan nilai tidak mebingungkan. Selain itu, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan ketika mengisi aplikasi Raport, sehingga tidak perlu entri satu per satu nilai di tiap KD dan tiap siswa, cukup dengan copy paste dari aplikasi ini ke aplikasi Raport, karena peng entry an data nilai untuk Raport kadang cukup merepotkan guru jika dilakukan setelah pelaksanaan pemeriksaan dan pengolahan nilai PAS.

    Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 4 Semester 1 dapat Bapak/Ibu Download pada link berikut.


    Demikian yang dapat admin bagikan, semoga bermanfaat. Untuk kelas lainnya harap sabar yaa.



    Terima kasih atas kunjungan ke blog ini.

    By: Foedin_Thea

    MKRdezign

    {facebook#http://facebook.com} {twiter#http://twiter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com}

    Contact form

    Name

    Email *

    Message *

    Powered by Blogger.
    Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget